Aku terkejut dan segera menyuruhnya masuk lagi, karena takut ketahuan. Bokep china Meskipun keduanya tidak berbau amis, tapi ada sensasi tersendiri saat kuhirup aroma kewanitaan Linda. Tangan halus Linda tak berhenti mengocok batang kejantananku, seolah ingin melahap habis cairan yang kumuntahkan. Baik itil maupun memiaw Linda sudah benar-benar berwarna merah, sangat basah akibat lendirnya yang meleleh, hingga membasahi belahan pantat dan sofa.Segera aktivitas tanganku kuganti dengan jilatan lidahku lagi. Tentu saja hal ini tak kusia-siakan.Kusedot kuat agar aku dapat menelan cairan yang meleleh dari vaginanya. Salam aja buat istrimu. “Tapi, tunggu.Aku mau tanya, kok kamu berani banget minta tolong begitu ke aku?””Yaa…aku berani-beraniin…toh aku gak nyentuh kamu, Cuma liat doang. Betul-betul menggairahkan melihat bibir dan lidahnya yang merah menyapu lembut kepala dan batang kelelakianku.Hingga akhirnya….“Liiinn….bibir kamu lembut banget sayang….aku…kach…aku…”“Keluarin sayang…tongkol kamu udah berdenyut tuh….udah mau muncratyaaa….”“I…iiy…iiyyaaa….Liinnnn…arghhh…..”Tak dapat kutahan lagi.




















