Mereka tertawa bahagia dan mulai membuka baju dan celananya masing-masing. Semua temannya tertawa senang melihat itu, sementara Fitri menahan jijik dan rasa malu yang luar biasa karena diperlakukan dengan hina seperti itu. Bokep hot Darah perawan Fitri dan sebagian sperma Angga mengalir keluar dari vaginanya.Setelah itu Anto maju untuk mengambil giliran. Tidak lama kemudian Fitri kembali menjerit kesakitan. Iwan benar-benar terangsang saat merasakan kedua payudara Fitri yang kenyal dan hangat menempel rapat ke dadanya.Melihat posisi seperti itu, Shanty melepas ikat pinggangnya dan mulai mencambuk punggung Fitri beberapa kali. “Gue mau liat elo menderita malam ini, Nov. Cepat, kalo nolak gue potong nanti pentil susu elo..! Tidak percaya rasanya Fitri mendengar itu, namun dia tidak berani menolak perintah Shanty, apalagi diancam dengan gunting tajam seperti itu. Kali ini Fitri tidak mampu berontak sama sekali, karena dia sudah tidak mempunyai tenaga lagi.Dia hanya terdiam dan tubuhnya mengikuti saja gerakan pemerkosanya.




















