Hanya saja Ken, yang tadi disebut Boss oleh Jim, ditunjuk secara tidak resmi menjadi semacam “organizer” di kantor tersebut. Bokep jepang Biar Susan gue anterin pulang sekaligus, katanya dia kurang enak badan.””Elo bisa nyetir Nick?? Betapa Ia telah menyakiti hati gadis ini. “Sori kalo gue agak kasar tadi,” ucap Nick.”Bukan itu Nick, bukan fisik gue yang sakit. Kemudian tanpa peringatan tangan Susan meraih bahu Nick, setengah menariknya sehingga kini muka mereka berdekatan. Bye.””Bye.”Ditaruhnya kembali Nokia silver itu di sakunya. Please, can we ” Nick tidak melanjutkan kalimatnya. Dengan sedikit kasar di dorongnya Susan sehingga terbaring di ranjang. Tidak ada jawaban, hanya bahu Susan yang berguncang menahan agar tidak lebih banyak air mata yang keluar. Ia membelai-belai tubuh Susan untuk menenangkannya. Sentuhan halus yang hanya sesekali mengenai tubuhnya itu membuat Nick terpancing untuk bergerak lebih panas.




















