“Ahh.., ahh.., aduh.., ahh..”, Mereka
berdua saling mendesah sambil terus
melanjutkan permainannya. Indo bokep “Pelan-pelan yach..”
, bisik Yeyen
mesra. Tapi aku tidak.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, “Hmmhh.., aduh Yen nikmat Yen..”,
begitu rintihan Mas Zani. Yeyen mulai menciumi Mas Zani
langsung ke mulutnya, dan beberapa
kali mereka bersilat lidah dan terlihat
jelas karena jarakku dan jarak
mereka berdua cuma sekitar 3 meter. Aku segera
menyiram ceceran sperma di lantai
kamar mandi, melepas seluruh
bajuku dan mandi. Akhirnya Yeyen mulai membuka
risleting Mas Zani, pertamanya pelan
sekali, namun tiba-tiba “wrett” ditarik
dengan cepat sekali sehingga Mas
Zani kaget, matanya terbuka
sebentar, lalu tersenyum dan merem
kembali, sedangkan kedua
tangannya mengelus-elus rambut
Yeyen. Akhirnya Yeyen mulai membuka
risleting Mas Zani, pertamanya pelan
sekali, namun tiba-tiba “wrett” ditarik
dengan cepat sekali sehingga Mas
Zani kaget, matanya terbuka
sebentar, lalu tersenyum dan merem
kembali, sedangkan kedua
tangannya mengelus-elus rambut
Yeyen. Eh.., ternyata dia
mengajak ceweknya. Tersembullah
payudara Yeyen yang begitu aduhai,
putih mulus sekali seperti payudara
Chinese, Yeyen segera mengangkat
punggungnya, lalu Mas Zani
mencopot kancing BH-nya yang
berwarna krem.




















