Pelan-pelan aku goyangkan burungku, kadang kutekan pelan dengan irama-irama lembut.Tak lama masuk sudah burungku ke dalam dan Ibu mertuaku mendesis kayak ular cobra. Bokep tobrut Tangan kanannya menuntun burungku ke arah vaginanya, pelan dan pasti kumasukkan batang burungku dan masuk dengan lembut.Ibu mertuaku merengkuh nikmat, kutarik dan kudorong pelan burungku sambil mengikuti gerakan pantat yang diputar-putar Ibu mertuaku. Sepertinya dia mengerti bagaimana kita akan bermain. Aku kaget dan kesentak tanganku, ternyata tangan Ibu mertuaku yang merabanya, aku pikir temennya tikus tadi. Berhubungan badanpun sepertinya senang yang pelan-pelan bukannya seperti srigala lagi musim kawin.Aku ikut pola permainan Ibu mertuaku, pelan-pelan kucium dia mulai dari bibirnya terus ke bagian leher dan belakang kupingnya, dari situ aku ciumi terus ke arah dadanya.Kubantu dia membukakan pakaiannya, kulepas semua pakaiannya.




















