Akhirnya, sekitar 20 menit perjalanan kami pun tiba di rumah Tia. Dan ketika sedang asyik mengobrol aroma wangi parfum Tia sangat menusuk hidungku dan membuat aku terbuai dengan aroma parfumnya.Dan ketika akan setoran kasir, sebuah ide konyol terbesit di pikiranku. Bokep crot Pantanya ikut bergoyang mengikuti irama maju mundurnya pantatku. Namun, itu menjadi rahasia kami berdua. Dan akhirnya siasatku berhasil.Setelah selesai menyetorkan uang penjualannya dia menghampiri saya dan bertanya mengenai masalah tekoran uang penjualan kepada saya. Aku pun menghidupkan kendaraanku dan menjalankan mobilku ke arah kantor, diiringi lambaian tangan Tia yang seolah enggan dan berat melepaskanku.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Kontolku pun memuntahkan isinya di pantat Tia. Aku berpikir, apa mungkin pasangan penonton yang lain melakukan hal yang sama denganku. Kuambil sebatang rokok dan kunyalakan sambil menunggu Tia berganti pakaian. Masa kamu yang mbayarin saya… Kan gak etis..” jawabku… Akhirnya, kami pun sepakat untuk pergi nonton bareng.




















