Setelah
berputar-putar sebentar, sorenya aku
menuju rumah temanku yang sudah
sangat akrab di kawasan DK. Sekitar satu jam kemudian,
muncullah mereka berdua dari pintu
kamar Yeyen. Bokep ojol Mereka
menawariku rokok tapi aku tolak. Lakuin
saja deh, aku tidak ngeliat”. Ternyata
ceweknya ini kost cuma sekitar 300
meter dari rumah Mas Zani. Mas Zani asyik
ngobrol dengan Yeyen, sedangkan
Lenny yang kelihatannya dicuekin
mulai kuajak ngobrol. Yeyen
mencoba melepaskan t-shirt Mas
Zani, lalu Mas Zani langsung
melepasnya dan meletakkan di
sebelahnya. Mas Zani asyik
ngobrol dengan Yeyen, sedangkan
Lenny yang kelihatannya dicuekin
mulai kuajak ngobrol. Hari
itu biasa saja, tidak ada something
spesial yang terjadi. Lalu aku berkata, “Ah tidak usah
dech, aku di sini saja, lagi tidak mood
ngobrol sama orang-orang itu. Tepat
waktu Mas Zani hendak menyalakan
mobil, ada suara teriakan. “Ahh.., Hmmh.., Ahh..”, Aku
mendesah-desah kecil dengan apa
yang kulakukan terhadap diriku
sendiri. Waktu ada kesempatan, aku tanya
pada Mas Zani soal Yeyen.




















