Posisinya kini terduduk di tepi ranjang dan dikerubuti tiga pria itu. Bokep indo terbaru “Ayo…diminum ! “Cup…cup…ssreepp !” terdengar payudara itu disedot-sedot oleh mulutnya yang sudah ompong. Sebenarnya kalaupun kedua orang ini tidak datangpun Imron tidak ada niat untuk memegang janjinya, itu semua hanya pancingan agar Ivana masuk dalam jebakannya dan takluk secara perlahan tapi pasti, bagi bajingan seperti dirinya menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan sudah bukan hal yang aneh lagi
“Tidak…tidak…lepaskan saya !” Ivana beringsut hendak menghindari mereka. Selain itu dia juga adalah anak tunggal dari dekan fakultas sastra, ibunya telah meninggal ketika dia masih SMP dulu. Kembali Ivana memicu tubuhnya naik-turun di atas pangkuan Imron. “Maafin Bapak yan Non, waktu itu ga tau setan apa yang nguasain Bapak sampai nyusahin Non seperti ini.




















