Kuturuni perlahan tangga menuju dapur kembali. Bokep Kepala isteriku nampak naik turun dengan teratur dengan ditingkahi suara-suara lenguhan tertahan seorang pria yang menjemput kenikmatan seksual. Di rumah kami tinggal 4 orang saja. Ahhss.. Kujilati kembali mulai dari kening, leher, pipi, tetek, ketek (di sini aku berlama-lama karena penasaran sekali dengan rasa bulunya), perut dan memeknya. Yaahh.. Apa yang sedang berlangsung di depan mataku ini? Di rumah kami tinggal 4 orang saja. Dia lagi mengangkangi seseorang. Ketika sampai kamarnya yang agak sempit itu, kusuruh dia duduk di ranjang. Ssooddooghh.. Karmin terlebih dahulu untuk bersetubuh di kamarnya baru masuk rumah setelah maniku terhambur ke memeknya yang mudah basah itu. Kuhisap-hisap. “Ehh.. Pernah terbersit di kepalaku untuk melakukan sex party berempat. Mulai kuselusuri dari tetek sampai leher kanan kiri dengan lidahku. Sosok wanita ini sebenarnya tidak terlalu buruk. Tuussuukkhin liidaahhmu Pak..




















