Dan lancar.Mmmmpppphhhh nikmat banget rasanya, tapi kali ini Damar mempercepat kocokannya. Kebetulan ortu nya sedang tidak ada.“Terima kasih udah jemput.” Kataku setiba di rumahnya.“Sama-sama.” Jawab Damar, mantanku.Aku duduk di sofa ruang tamu yang sepi.“Be, kamu ga kangen ma aku ya?” Kata Damar tiba-tiba, sambil duduk disebelahku dan merangkulku.“Nggak.” Jawabku singkat.“Uufttt, kamu selalu begitu.” Damar manyun.“Be, aku kangen ngesex sama kamu.”“yang kamu kangenin cuma ngesex doang? Bokep hot Kadang aku jengkel dan merasa tak adil punya teman yang egois sendiri. Hari minggu kemarin tiba-tiba aku merasa kesal dan bosan. Semua dengan kegiatan masing-masing. Kami sepakat untuk bertemu dirumahnya. Kenapa nggak aku terima saja ajakannya.Akhirnya entah dari mana awalnya, aku dan Damar sudah berciuman. Kalau kamu cuma mau sebentar-sebentar dan cuma mau puas sendiri, lebih baik kamu beli boneka sex saja.”Damar terlihat kaget.“Oh, jadi selama tiga tahun kamu terus menolak aku itu karena masalah ini ya?”“Iyalah.




















