Takut ketahuan aku pun langsung balik kanan, hingga tak lama kemudian setelah tedengar bunyi sepeda motor Edi pergi, akupun kembali keluar untuk mengunci pintu. Bokep arab Baaang…. Karena ku pikri Lisna juga pulang bersama Edi, akhirnya akupun keluar untuk mengunci pintu rumah.Namun baru saja aku melangkah hendak kedepan, aku kaget. Sungguh aku terbuai oleh sentuhan tangan Lisna yang memain-mainkan kontolku.Sesekali tangannya juga meremas buah jakarku, pelan tapi pasti. Dengan perasaan yang sangat gugup aku mencoba memberanikan diri untuk pura-pura tak sadar telah memeluknya.Saat tangan ku sudah mulai medarat di pinggang nya (Posisi memeluknya dari belakang), aku sama sekali tak merasakan berontakan dari nya. Pinta Lisna sambil memeluku dan menekan pantat ku seakan hendak menelan kontol ku dengan vaginanya.Cukup lama kami terdiam dalam posisi saling berpelukan merasakan nikmatnya detik-detik akhir dari permainan kami.




















