Dengan senyumknya yang sangat manis itu, dia menyodorkan nomor antrian yang harus aku tunggu. Bokep india Sekitar kurang lebih 1 jam aku menunggu akhirnya mobilku selesai dan aku menuju tempat pembayaran untuk membayar, dan sebelum pulang aku melihatnya dan ternyata Tina juga memandangiku, kemudian aku melemparkan senyumanku yang dengan semanis-manisnya dan melambaikan tanganku dan Tina-pun jugamembalasnya, Gilaaak niiieh ceweeek, senyumannya sungguh menggoda hatiku. “Halo, dengan siapa ini?” begitu suara Tina disana. Tina menginjak rem secara mendadak, mesin mobil mati. Setelah aku ijin dengan asistenku, meluncurlahy aku menuju bengkel langgananku itu yang terletak dikawasan *****. Tina menggelinjang, meronta, menendang dan akhirnya sambil menggigit kuat bahuku Tina mendesah panjang dan bersamaan kurasakan cairan membasahasi k0ntolku jauh didasar memek Tina. “Aku ingin kenalan sama kamu dan kalau mungkin, aku berharap kita bisa ketemu lagi” jawabku.




















