Di tengah situasi yang mulai memanas itu akupun maju memegangi tangan Dimas yang sudah terkepal kencang.“Sudahlah Mas, nggak usah buang-buang duit sama tenaga, biar saya saja yang beresin” kataku“Ok, bapak-bapak saya turuti kemauan kalian tapi sesudahnya jangan coba ungkit-ungkit lagi masalah ini!”Walaupun Dimas keberatan dengan keputusanku, namun dia mau tidak mau menyerah juga aku sendiri meskipun kesal tapi juga menginginkannya untuk menuntaskan libidoku yang tanggung tadi, lagipula bermain dengan orang-orang seperti mereka bukan pertama kalinya bagiku. Kemudian gigitan pelan pada pahaku, aku membuka mata dan melihatnya menundukkan badan menciumi pahaku. Video bokep Pak Romli menyelipkan tangannya ke balik celana dalamku sehuingga celana dalamku terlihat menggembung. Lututku juga terasa pegal karena dari tadi bertumpu dilantai.Setelah merasa cukup tenaga, aku berusaha bangkit dibantu Dimas. Dari atas wajah Pak Romli mendekat dan langsung melumat bibirku. Sekarang, Pak Romli menarik rambutkudan menyuruhku berlutut dan membersihkan penisnya, Pak Egy yang sudah membuka celananya




















