Kusandarkan Fitri pelan-pelan didinding kayu gubuk istirahat itu, bibirku semakin bergerilya di seluruh permukaan wajahnya yang cantik,“ Oughhh… Ssshhh… ”, desahnya semakin membuatku bernafsu.Dengan bibirku yang tetap aktif, tangan kananku mulai menelusuri badannya, kuelus-elus pundaknya, lalu turun ke dada kanannya, menyusup kebalik jilbabnya, meremas buah dada sekalnya. Sulit sekali memasukan Penisku ke liang Vagina gadis manis berjilbab itu saking rapatnya. XNXX Kupalingkan lagi wajah cantknya menghadapku dan kucium rada lama bibirnya dengan lembut. nafasnya memburu. Dilanjutkannya lagi kocokan ke Penisku dengan mulutnya.Pelan-pelan kubelai kepalanya yang masih terbungkus jilbab dan aku mengikuti permainan lidah Fitri , kugoyangkan pantatku searah. Terlihat wajahnya merah karena malu. Setelah beristirahat beberapa helaan nafas, kembali kutekan pantatku perlahan dan dengan pelan dan teknik maju mundur yang membuat Fitri semakin kelojotan, akhirnya masuklah semua Penisku ke dalam Vagina sempit legit gadis SMA berjilbab itu,“ Aghhhh… Mas… sakit, sakit tapi enak mas… Aghhh… lagi mas…




















