“Iyya boss.. Bokep viral terbaru iya deh..” jawabku terbata-bata sambil berdiri dan pelan-pelan mulai membuka satu persatu pakaianku mirip penari striptease. “Cepaat masukkan,” teriaknya menahan geli. Kaget juga aku mendengar permintaannya, dan baru kuingat cerita dia yang suka mendominasi pacarnya tadi. Sylvi tetap tak membuka ikatan tanganku, bahkan memindahkannya ke belakang kursi, sehingga posisiku mirip orang tahanan yang sedang diinterogasi. Sylvi nampak sangat menikmatinya sambil terus mengepulkan asap rokoknya. Belum lagi lipsticknya yang merah senada di bibirnya yang mungil serta rambutnya yang ikal terurai, membuat wajahnya yang judes menggemaskan itu makin nampak sensual. “Iya..! “Iya boss.. Benar saja, Sylvi melebarkan pahanya tiba-tiba dan menarik tubuhku ke arahnya.




















