Kami berdua telah bermandikan keringat, tangan Bu Denok menjambak rambutku.Permainanku jemariku mulai merangkak ke bawah dan berusaha menyelusup kebalik rok dan CDnya. Bokep politik gak ada habis-habisnya” Sahutku sambil mencuri pandang keketiaknya. Akupun menuruti ajakannya kemudian mengguyuri tubuhku dengan air. Kemudian ia masuk kamar untuk mandi. lagi ngapain kamu” Tegurnya sambil merentangkan tangan, otomatis belahan payudaranya terlihat sampai BHnya. Antara kancing didada dan kerah lehernya terdapat celah yang sering terbuka, sehingga jika diperhatikan secara teliti, orang pasti bisa melihat pakaian dalam yang ia gunakan. Kemudian aku menunggu dia bagun sambil memainkan payudaranya yang indah.Aku duduk disampingnya saat Bu Denok mulai membuka matanya. Kukocok batang penisku sambil memuntahkan cairan spermaku kewajahnya, desahan-desahan nikmat keluar dari mulutku.Setelah selesai aku beristirahat sejenak sambil menatap tubuh Bu Denok yang hanya tertutup oleh CD saja.




















