Masih menurut penuturan Hera, beberapa tamu pernah mengajaknya “kencan” secara terang-terangan dengan menawarkan sejumlah uang jika ia bersedia “melayani” si tamu.“Yang ngajak kencan sih banyak. Bokep jilbab Hehehe,” ucapnya seraya tertawa.Katanya lagi, pelecehan seksual semacam ini tidak tiap malam dialaminya. Kalo laki-laki sih kadang pemicunya hal sepele, ada yang marah karena tak sengaja tersenggol pengunjung lain, atau ceweknya mengadu dicolek laki-laki lain,” papar Hera.Ketika ditanya, kejadian apa saja yang paling membuatnya sebal? “Kejadian semacam itu hampir tiap malam kita lihat. Memang, terkadang kita atau pengunjung THM menganggap mereka yang bekerja di klub-klub malam tak ubahnya robot yang dapat dikendalikan sesuka hati.Seakan kita lupa, Hera dan teman-temannya adalah manusia biasa yang punya hati dan isi pikiran sendiri-sendiri.




















