Ah itu pasti Bramanto si satpam. “Lho mbak kenapa koq nafasnya gitu abis senam apa abis lari?” ujarnya yang cukup membuat wajahku merah padam. Bokep montok Aku sendiri yang meminta dia agar bersikap informal dalam hubungan kita. Seperti biasa aku memberskan semua sisa pekerjaanku sekaligus semacam evaluasi pribadi akan kinerjaku hari itu. Perusahan tempat aku bekerja ini adalah perusahaan percetakan dan penerbitan terbesar di indonesia dan aku adalah salah satu manager disitu. Kubayangkan tangannya menyusup ke balik baju dan bh-ku dan mulai mempermainkan puting susuku. “Oh tidak..terima kasih sebentar lagi aku juga mau pulang” Jawabku dengan ramah. Makin liar mereka ‘memainkan’ dildo ditangan mereka yg tersembunyi di didalam rok kerja mereka. Bramanto berlutut di belakang badanku dalam keadaan mata tertutup dan tangan di borgol.




















