Rasanya tak dapat kubayangkan sampai akhirnya dia semakin erat menjepit kepalaku dengan pahanya sambil mengerang-erang kenikmatan.‘Ayo Mas teruuusssss…Acccch….ahhhh…ahhhh’Dan akhirnya kurasakan vaginanya semakin banjir dan keluar cairan putih yang kental, walau tak begitu banyak seperti punyaku ketika aku onani, namun aku bisa merasakan asin dan gurihya cairan itu.‘Udah mas, aku dak kuat…ntar kita kebablsan lagi…..’‘Terus aku gmn?’ Masak aku belum apa-apa kita mau berhenti? Semakin lama semakin cepat bibirnya yang tipis itu mengocok penisku, dan akupun mulai merasakan laharku ingin muntah kembali. Bokep barat Aku mengetahui dia ada rasa sama aku karena dia sering maen ke Kopma yang waktu itu aku lagi aktif disana. Kupeluk dia dan kuucapkan terima kasih karena telah menyerahkan hal yang paling berharga kepadaku.Dengan agak terisak dia pun memelukku sambil berkata “Sama-sama Mas. Aku mulai mencium dan memenjilat klitorisnya yang membuat dia bergerak ke kanan dan ke kiri tak karuan.




















