Sekarang, belum lagi pukul 1 siang, dia sudah bergairah lagi. Lalu terdengar wanita itu mendesah penuh permohonan yang manja, “Boleh lebih cepat.., ooh.., Yang.., aku mau, Yang.., aah!”Pura-pura tidak mau, tahu-tahu paling mau! Bokep jilbab Erotik sekali.Tidak lama kemudian, keduanya tak tahan lagi. “Malam ini dia harus memohon-mohon untuk bisa menjamahku!”, sergah Surti dalam hati.Lalu Surti berbalik lagi menghadap suaminya. Empat kali, terdengar suara Surti menggoda dari balik pintu, “Siapa itu?”.“Buka, dong, Yang..”, ujar Bari dengan gaya memelas.“Nanti dulu, saya pakai baju dulu..” kata Surti sambil menahan tawa.“Aku nyerah, Yang.., Please jangan pakai baju lagi..” kata Bari betul-betul penuh dengan permohonan yang tulus.Surti tertawa cekikikan mendengar ucapan suaminya. Bari mendorong sedikit lagi, sehingga kini tiga perempat kejantanannya terhenyak sudah.“Oooh..” Surti mengerang sambil memutar-mutar pinggulnya.




















