Aku pun mengerang tertahan. Dia menyibakkan rambutku yg panjang dan menciumi leher ku. XNXX Tak lama kamipun meluncur meninggalkan mal. “Ih.. Dihisapnya dengan gemas gunung kembarku hingga membuat tubuhku menggelinjang nikmat. Ketika makan, matanya selalu memandangiku. Sementara itu aku bergerak naik turun. Aku masih bisa merasakan kedutan memekku. Lebih cepat lagi doonng..!” teriakku sambil menekan pantatnya kuat-kuat agar penisnya lebih masuk ke memekku.Beberapa detik kemudian tubuhku bergetar hebat, diiringi dengan cairan hangat menyembur dari memekku. Sepertinya dia berusaha keras untuk bertahan, agar tdk ngecret sebelum aku nyampe lagi. Setelah bosan dengan posisi itu, dia membalikkan tubuhku sehingga dia berada diatas. Akupun meRinguh nikmat ketika jarinya menemukan itilku. Pastinya akan ngajakin aku ngentot, apa lagi kalo gak itu.“Wow.., mobilnya keren banget pak.




















