Oh ini semua berkat obat perangsang wanita Potenzol pemberian dari Pak Salman. Dan Dita memegang tanganku sepertinya menahan sambil menyuruhku memasukkan jariku dengan lebih lembut . Bokep hot sungguh aku sangat menikmati permainan ini.Segera kugendong tubuh Dita masuk ke dalam kamarku, lalu kurebahkan dia di atas kasur, sambil kutelanjangi dia, Anehnya dia diam saja hanya sedikit malu sambil tanganya menutupi memeknya. Aku mempersilakannya minum dan kukatakan padanya bahwa pembantuku sedang ada perlu dan pulang ke rumahnya, jadi aku yang membuatkan minuman.“Ah ga enak nih jadi ngrepotin om, makasih ya om”, lalu Dita meminum seteguk dan kami pun lanjut ngobrol lagi, sesaat kuperhatikan Ditapun menjelaskan panjang lebar mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan dan mulai kuperhatikan sesekali dia meneguk minuman yang telah tercampur dengan obat tetes itu.




















