Aku ingin sekali memuaskan kamu sayang” kataku kepada Maya sambil membelai lembut rambutnya“Iya jay, terserah kamu dimana aja… Aku udah ga sabar. Bokep tobrut Semakin semangat aku mengeskplorasi payudara maya.“May, kita pindah yuk ke sofa teras… Kayaknya kurang nyaman disini. Maya pun melingkarkan kedua kakinya ke pinggangku dan memeluk leherku.Sehingga penetrasi yang aku lakukan begitu dalam dan seperti menyentuh ke bagian terdalam dari vagina Maya. Semua itu ia lakukan dengan dengan begitu anggun dan elegan. Payudara montok itu pun menyentuh dadaku, sangat kenyal dan benar dibuai aku sambil memeluknya. Sedikitnya aku lega ternyata Maya tidak marah, malah ia mulai mendekatiku untuk membalasku dengan air. Tak lama kemudian jeritan kecil keluar dari mulut Maya“Jaaay… Gw mauu sampeee… Dikittthh lagiii…” Desah Maya.




















