“mm, aahh, goyang terus, Do, ibu suka sama punya kamu, ooohh, enaknya, sayang ooohh, ibu sayang kamu Dido, ooohh”, balas dokter Supriyati sambil terus mengimbangi genjotan tubuh pemuda itu dengan menggoyang pinggulnya. Disambarnya tas dokter yang ada di situ lalu membuka sebuah bungkusan pil penenang yang biasa diberikannya pada pasien yang panik. Bokep “Do, saya ingin ngobrol lebih banyak lagi, tapi nggak di sini, kamu temui saya di Hotel Hyatt. Sejenak gerakan mereka terhenti meski Dido sedikit kecewa karena saat itu ia rasakan vagina sang dokter sangat nikmat. “Maksud ibu?”. “Oh, indahnya susu wanita ini”, gumamnya dalam hati sambil lalu meraba payudara besar yang masih dilapisi BH itu. Semprotkan ke Ibu, ooohh”, pintanya sembari merasakan nikmatnya denyutan penis Dido. “uuuh, cantiknya wanita ini”, ia bergumam dalam hati lalu berbaring menunggu dokter Supriyati yang sudah siap menungganginya.




















