“Saya juga benar-benar puas sekali, Bu. Bokep Sang dokterpun pasrah saja, ia membiarkan dirinya menikmati permainan Dido yang semakin buas saja. Wanita itu mulai mengulum penis Dido, mulutnya penuh sesak oleh kepala penis yang besar itu, hanya sebagian kecil saja kemaluan Dido yang bisa masuk ke mulutnya sementara sisanya ia kocok-kocokkan dengan telapak tangan yang ia lumuri air liurnya. Kepala penisnya yang berada jauh di dalam liang vagina wanita itu merasakan cairan hangat menyembur dan membuat liang vagina sang dokter terasa semakin nikmat dan licin. “Oh, bukan. Masa sih saya lupa sama Bu dokter idola saya yang cantik”. Dengan gemas Dido menjilati kemaluan itu, sementara dokter Supriyati hanya bisa menjerit kecil menahan nikmat belaian lidah Dido. “Do, ini memang hari pertemuan kita yang pertama tapi apakah salahnya kalau kita sama-sama saling membutuhkan”, kata dokter Supriyati membuka pembicaraan.





