“Disini saja, di dalam gudang” Ita memberitahuku dengan suara yang amat lembut dan begitu manja. Bokep colmek Buah dadanya aku rasa sudah semakin menegang. Sambil mengulum secepat-cepatnya, tapi untung saja sebelumnya saya sudah memakai obat kuat lelaki hingga tidak cepat ejakulasi saat di kulum oleh ita. Aku buka sedikit dengan jari lalu mengoreknya sedikit demi sedikit jariku menyodok vagina Ita. Dia mengayun ke atas dan ke bawah. Aku sodok sedikit, “Argh!” Ita mengerang lagi. Aku tetap mengecup-ngecup buah dada nya yang sudah mengeras tegang. Aku merasa kehangatan lubang vagina Ita. Laku aku tekan lagi. Siapapun yang melihat tubuh Ita pasti naik nafsu syahwatnya. Aku tetap mengecup-ngecup buah dada nya yang sudah mengeras tegang.










