Kalo gak sempet ng***** lagi di hotel, di jakarta kan juga masih banyak kesempatan”, katanya menghiburku. Bokepindo aku meracau tak karuan. tongkolnya kuraih, aku jilati. “Nes, toket kamu besar dan keras. Aku bangkit dari pelukannya dan membuka cdnya. Dia menelentangkanku, ikatan braku dilepasnya dengan sekali tarikan. Segera dia mengecup bibirku, beralih ke leherku dan kemudian turun ke toketku. Paspor Ines gak punya mas, kalo ktp sih ada”, jawabku bercanda. Dengan perlahan ia memasukkan kepala tongkol ke dalam memiawku, segera dia menyodok-nyodok tongkolnya dengan kuat dan keras di memiawku. memiawku otomatis ikut mengejang2. Dia menggumam pelan, “Enak Nes, terus..” Lidahku mulai merambat ke kepala tongkolnya, kujilati cairan yang mulai muncul di lubang kencingnya. Kupegang tongkolnya dengan kelima jariku. Napsuku kembali berkobar, memiawku kembali membasah, “mike, *****in Ines sekarang, Ines udah napsu banget Mike”, erangku. Dia mencari tempat makan yang romantis ditepi laut, Habis makan dia mengajakku ke pub




















