You are the doctor.. Bokep mom Ireene..?” Benar-benar tidak dapat disangka deh kelakuan Irene,bagaimana tidak heran campur tertawa kalau kalian semua punyakesempatan melihat sosok kewanitaan Irene. Dan belum sempat dia meresapiciumanku langsung kuganti lehernya sebagai sasaran jilatanku, tidaklama juga langsung kuhisap kembali payudaranya terutama puting sebelahkanannya yang tadi sempat kucuekin.“Gila kamu… gila kamu Yaaann..!” Irene mengejekku gara-gara serangan beruntunku yang tidak dapat dia duga kemana arahnya.Setelahpuas dengan puting kanannya yang semakin merah dan basah akibat Tumis(jilaT, kulUM, ISep), aku turun menjilati perut mulus Irene danberhenti untuk menggelitik pusar Irene yang membuat dia semakin tidakdapat mengontrol liukan perutnya. Tubuhku langsung didorong Lisbeth menduduki kursi dosen yang sudah disiapkan di belakangku.Setelah duduk, “Lis.. deket kuping lagi..” sambil ku bawa badan Irene. Tanganku meremasbongkahan pantatnya dengan kuat, sementara senjataku keluar masuksemakin cepat. dasar dosen. “Irene! Kamu tubrukin lagi kayakemaren?” ada teman Irene yang ngomong sambil gebukin aku pakai bukutebelnya dia.




















