kontol bapak ennaaakkk…” Windy mulai merancau saat gesekan penis Pak Heri semakin cepat. “Bukannya di luar ada pak yang biasa dipakai.” Sergah Windy sedikit kesal.“Kebelet Neng. XNXX Ketika ketakutan melanda pikiran Windy, Pak Heri melanjutkan kata-katanya. enakkk.. “Haahhh… aahhh..” nafas Windy memburu, “Iya begitu pakk.. Meremas kuat tetapi lembut. Windy tidak ingin membuka matanya, kemudian terbangun dari tidurnya. Mau keluar lagiii.. Tanya Windy dalam pikirannya. Dengan sigap Pak Heri mulai mencium lembut dan menjilat leher Windy. Windy membuka pintu kamar mandi.Dengan sangat terkejut, Windy melihat sosok seorang pria tua, berwajah tirus, berkulit coklat tua, sedang duduk di ranjang sambil melihat tubuh Windy yang tanpa busana. Celana dalam Pak Heri ada di sana. Ia melonggarkan pahanya, melepaskan tangan Pak Heri. Mmpphhhh… keduanya berdesah. Emut puting aku pakkk.. Pak Heri mulai kembali mengocok vagina Windy dengan penisnya. Menahan kenikmatan di sekujur tubuhnya.




















