uh..”
“Jenni.. XNXX Setelah kejadian itu Jenni makin ketagihan. Dan pada saat yang sama aku juga mencapai orgasme.,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Lalu entah bagaimana ceritanya aku sudah memeluknya.“An, jangan nangis, entar orang orang pada dengar” Bukannya mereda, tangisnya malah makin keras. Kuangkat pantatnya dan kupandangi, lalu kusedot lagi. Batangku juga sudah terbenam di bibirnya yang mungil dan terasa hangat serta nikmat sekali. Marketing menurutku bersaudara dengan rayu merayu customer, yah si cewek tadi juga bisa tergolong customer. Jenni mendesis desis dan mulai meracau dan terlihat seksi sekali.“Ayo, Urip.. Ukuran bra gak hapal, karena sebetulnya aku lebih terkonsentrasi dengan yang di balik bra itu. Napasnya terengah engah tanda napsunya mulai naik. Kembali kujelajahi kemaluannya. Usai makan nampaknya dia buru buru ingin masuk ke kamar.Jenni tidak menolak ketika aku menawarkan mengantarkannya. Cepat aku berdiri dan aku tekan batangku ke sela sela pahanya dan seketika muncratlah semua.




















