Lobang vaginanya lebih sempit dibandingkan Evi, atau mungkin karena lubang vaginanya belum terbiasa dengan penisku.“Ahh Rensha.. Bokep cina Penis kamu besar keras dan panjang Ren.. Kukira Silvi selalu menjaga bagian kewanitaannya ini dengan teratur sekali.“Ahh Ren, enak Ren”, racau Silvi. Sedangkan pinggulku pun terus menerus bergerak maju mundur dengan cepat dan goyangan pinggul Silvi yang semakin liar.“Ren.. Jari-jariku kumasukkan kedalam lubang vaginanya yang semakn basah. “Mbak juga hebat, vagina Mbak sempit, legit dan harum lagi.” Ucapku. Perlahan mulutku pun turun ke payudaranya dan menciumi payudaranya dengan leluasanya. Kupikir mumpung Evi tidak ada kucumbu saja kakaknya dulu… Karena situasi kost yang sepi akupun masuk ke kamarnya dan mendengar ada yang sedang mandi dan akupun menutup pintu kamar Evi.




















