Sebelumnya Rian hanya berani menemuiku di jalan dan mengobrol di tempat yang gelap.Bisa di katakan Rian sangat pemalu, justru yang bertentangan dengan sifatku yang bebas. Aku kurang jelas melihatnya, karena pantat om-om itu menghalagi muka Ibu ku. Bokep tobrut Yang penting aku dapat sekolah dan bisa jajan yang di berikan orang tua ku. Pukul 07.00 Aku bersiap untuk berangkat sekolah. Ternyata ibu ku sudah bergumul dengan om-om itu.Terlihat dengan posisi ke dua kaki ibu ku berada di pundak om-om itu. Entah apa yang di rasakan di kepala mereka. ah..ah..ah aku juga uh uh uh uh keluarin say, kuarin, ssst”Tak lama kemudian.‘Ciiit..ciiit…ciiit’
Oh……. “Sebentar aja .. Tetapi hati ku terbesit untuk bercerita pada kekasih ku Rian. ah .. pelan-pelan maaas..” Uh ibu sangat menikmatinya. “Ok dah.. Namaku Shinta. (Baca cerita sebelumnya), setelah aku menyaksikan erangan yang sangat memilukan telingaku. Namun aku tidak memperdulikan, karna aku memang bebas lepas tampa ikatan apapun




















![Payudara Besar Kakak Ipar Yang Tak Terlindungi Bikin Tak Tahan, Langsung Kutembus! Meski Bingung, Tapi Kontol Besar Adik Ipar Terlalu Nikmat, “hari Ini Istimewa Ya” Sambil Tersenyum Melayani Dengan Sex Yang Rakus! Meski Sudah Klimaks Berkali-kali, Goyangan Deras Tak Berhenti! Ahh… Lebih Besar Daripada Kakamu… [bagian 3]](https://xnxxbokep.vip/wp-content/uploads/2025/12/f49b201c2bf717bc1bb0df631f7f34c5.25.jpg)