Belum habis makanan dalam piringku, akupun segera pergi menuju ke kamar mama. Bagai orang yang tidak berbuat dosa, Mama bangun dari tempat tidurnya dan berkata”Kalau kamu bilang papa… kamu nggak akan pernah liat mama lagi…” Terus dia masuk dalam kamar mandinya dan diikuti oleh bang Bagus dari belakang, dan sejak hari itu mereka tidak lagi takut melakukan persetubuhan mereka di depan mataku. Bokep montok ooouuugghh…. Lama mereka saling menekan kontol dan memek mereka. Tapi ketika aku berteriak bukannya menghentikan permainan sexnya, Mama malah lebih liar mengulum kontol Bang Bagus. Setelah agak lama akhirnya dia merubah posisi. Sejak saat itu aku merasa kalau dia ada hubungan dengan mamaku, apalagi aku melihat mereka berdua sering keluar rumah dengan alasan ngantar mama kerumah temannya atau yang lain.




















