“masa’ Bu Chintya gak pake CD yak??” begitu kira-kira pikiran jorokku tiba-tiba muncul dan segera kutepis jauh-jauh. Bokep tobrut Ibu sudah sehat?” kataku basa-basi “ah, saya sebenarnya juga tidak merasa sakit kok” jawabnya sambil tersenyum dan menyalakan netbook-nya. Ibu sudah sehat?” kataku basa-basi “ah, saya sebenarnya juga tidak merasa sakit kok” jawabnya sambil tersenyum dan menyalakan netbook-nya. Nanti kalau hujannya belum reda silahkan istirahat disini, anggap saja rumah sendiri. Dan aku benar-benar merasa terpojok dengan ucapannya. Sebuah pemandangan yang terindah yang pernah kulihat. Dan akhirnya malam itu kami lewati dengan pembicaraan-pembicaraan ringan tentang bisnis yang sedang kujalankan, tentang hobby kami, tentang keluargaku, tentang keluarga Bu Chintya, dll.Ternyata Bu Chintya adalah anak bungsu dari 3 bersaudara. “ooh,, beliau punya anak lagikah?” “nggak sih,, cuma ada suatu hal yang dulu bikin aku nggak nyaman tinggal disana” “kenapa??” “well, si om bule itu hypersex.” “heh??




















