Tahu aku hampir orgasme, Oom Heru semakin kencang menyendal-nyendal batang kemaluannya dari jepitan liang kemaluanku.Saat itu tubuhku semakin menggelinjang liar di bawah tubuh Oom Heru yang kuat. Bokep hd Oom Heru kan tugasnya sudah selesai dan sekarang dikembalikan ke pasukan! Aku pun terdiam dan ia pun terdiam. Biarin deh! Cocok bukan?“Akh.., ja.. Ditangkupkannya telapak tangannya yang besar ke bukit kemaluanku lalu dengan gerakan lembut diremas-remasnya bukit kemaluanku.Beberapa saat kemudian sambil bibirnya menjilati perut bagian bawahku, jari jari Oom Heru mulai bergerak menyusuri celah hangat di antara bibir kemaluanku yang sudah sangat basah. Air mataku mengalir tanpa dapat kutahan lagi.“Jangan menangis sayang..” bisik Oom Heru di telingaku, “Oom sayang kamu”Ada secercah rasa bahagia saat kudengar bisikan mesranya di telingaku. Ohhh Omm.. Tanpa berkata apa-apa dia langsung mencium bibirku. Napasku semakin memburu dan tubuhku kembali berkelejat menahan kenikmatan. Kalau akau tak malu ingin rasanya aku menjerit meneriakkan kata-kata Oom Timbul










