Dia membawaku ke apartmentnya.Tak lama kami sudah sampai di apartment. Aku sih gak perduli kalo aku harus meladeni napsunya, aku tertarik juga sama si bapak, setelah jumpa beberapa kali di resto. Bokep hijab “Memang kamu belum pernah liat yg besar begini?”“Belum pak.. Aku pun mengerang tertahan. Aku pun mengerang tertahan. Akupun meRinguh nikmat ketika jarinya menemukan itilku. Sementara aku pergi ke kamar mandi. Enak banget Rin..” desahnya, aku terus menjilati penisnya. Pastinya akan ngajakin aku ngentot, apa lagi kalo gak itu.“Wow.., mobilnya keren banget pak. “Gantian dong Rin” bisiknya setelah puas menikmati toketku yg ranum.Kami pun kembali berciuman sementara aku meremas penisnya yg mulai membengkak. Aduuhh.. Dia bertanya lagi, hari ini aku kerja sampe jam berapa.




















