Astaga! Astaga! Bokep arab Kemaluan saya menyemprotkan cairan kental berwarna putih ke dalam mulut Dokter S. Saat stetoskopnya yang dingin itu menyentuh dada saya, seketika itu juga suatu aliran aneh menjalar di tubuh saya. Sungguh besar namun terpelihara dan kencang. Dokter S memahami apa maksud saya. Benar-benar tubuh paling sempurna yang pernah saya lihat selama hidup saya. Padahal saya sudah melalui proses medical check up yang pertama, yaitu pemeriksaan darah, air seni, dan kotoran. Pasti lagi-lagi cuma cek darah, air seni, dan kotoran saja. Terangsang saya ya?” Mati deh! Ouuhh..” Saya dan Dokter S sama-sama menjerit keras. Dokter S adalah wanita yang kedua yang pernah saya isap-isap payudaranya, tentu saja setelah ibu saya saat saya masih kecil.“Uuuhh..




















