“Duh, sori nih Bang, udah saya yang beresin aja!”, lanjutku kemudian.Aku pun berjongkok dan menunduk memunguti dus-dus itu, dengan begini payudaraku terlihat jelas sekali di balik potongan dasterku yang rendah dan lebar itu. XNXX Maunya sih tidur lagi, tapi kantukku sudah hilang dan tidak bisa tidur lagi, mungkin gara-gara kemarin aku tidur terlalu awal, kira-kira setengah delapan malam.Ini adalah hari kedua aku sendirian di rumah, ortu ku selalu sibuk, Papaku sibuk ngurus bisnis di Malaysia ditemani mamaku yang kebetulan juga mau berobat di sana, sedangkan pembantuku satu-satunya juga sedang pulang kampung sejak 5 hari yang lalu karena saudaranya meninggal. Si sopir mulai menciumi belakang telingaku serta menggelikitik kupingku dengan lidahnya. Lagi pada kemana?” tanyanya. Sesungguhnya sikap berontak dan jeritanku hanyalah pura-pura belaka untuk memanas-manasi nafsunya.




















