lupa sama adiknya! Seminggu setelah kejadian terakhir.. Bokep hijab mana.. Rene membelokkan mobilnya dengan gerakan seminimal mungkin, berusaha tidak mengubah posisi kepala Rina yang berada di pangkuannya. udah sono!” Rina tertawa geli melihat kelakuan adiknya yang manja. Tangan kirinya menindah perseneling ke gigi dua, membiarkan laju mobil tetap stabil. Cowok yang hanya mengenakan kaus oblong itu terlihat sibuk membersihkan mobilnya. Rena menangis sejadi- jadinya, merasakan ketakutan yang membuka pori-porinya saat tangan- tangan iseng tadi mendadak memegang buah dadanya. Menunggu di tepian jalan seperti perek bukanlah tipe pekerjaan yang disenanginya. lupa sama adiknya! lalu..’ Matanya memandang ke bingkai foto di atas meja disamping tempat tidurnya. ada apa adik kecil?” “Aku ngga kecil lagi!” Rene tertawa, matanya menatap ke depan, menghindari sebuah sepeda motor yang melaju kencang. Rina mengeraskan suara walkman- nya. “Halo?” “Iya.. tua..” Susah. Dua hari kemudian, di sebuah hotel kelas menengah. ah..”, Rina mengeluh seiring irama pergerakan




















