Seminggu kemudian, baru dia menelponku. Bokep hijab Sebelumnya saat kami mulai bersetubuh, truknya belum datang itu sebabnya aku berani mengerang agak keras saat mendapat klimaks syahwat sampai seseorang mengetuk van kami.Suamiku bergegas memakai celana jeans nya sedangkan aku masih telentang di lantai van yang dipenuhi kain, hanya ada ruang kecil untuk rebahan disana.“Ada apa?” tanya suamiku. Penis mereka berduapun berkali-kali menumpahkan benih calon anak dalam memeku, mulutku serta badanku. “Ganas banget mas” aku memujinya. Kali ini dengan dua kontol yang keras memuaskan syahwatku.Aku dibuat mereka orgasme beberapa kali sampai-sampai sangat kecapekan. “Tunggu Mas…” aku memanggilnya pelan. Dia lalu mencabut kontolnya dari memek milikku yang dibanjiri air mani. Setiap aku merasakan penis seorang pembeli menggesek di pantatku, aku diarahkan suami supaya cool.




















