jujur aku cukup kaget, karena tidak ada pembahasan apapun terkait panggilan semacam itu,“udah ya istriku sayang, kamu malem ini jadi lonte kami aja…” bisik mas Indra ditelingaku perlahan, bukannya marah justru entah kenapa justru merinding membayangkan diriku disetubuhi sebagai lonte didepan suamiku sendiri.“kalian cuman mau nonton aja apa mau ngapain? sini majuan dikit…”Mas Indra menarik kepalaku mendeka dengan meletakkan tangannya dibelakang leherku dan memberikanku ciuman hangat untuk sedikit menenangkanku. Bokep arab dan karena masing-masing dari kami ingin tetap bekerja alhasil kami saling bergantian, kalau tidak suami yang balik ke solo, aku yang menyusul kejakarta kalau ada liburan.rumah tangga kami terhitung cukup tenang, paling hanya ada cek-cok masalah sepele toh kami juga sudah mengenal lebih dari 7 tahun karena pacaran sudah kenal dari SMA walaupun baru mulai berpacaran dari setahun sebelum menikah.










