Aku merasakan bahwa tangan Pak Tommy telah mulai menyusup masuk ke balik pakaianku yang menutup dadaku. Bokep jilbab Pada saat itu aku sedang mengandung anak hasil perkawinanku dengannya. Aku kehabisan kata-kata.“Nggak, nggak mau” jawabku sambil menangis.“Kamu bisa apa….? Nampaklah dua kaki dan paha mulusku telanjang, dan secarik kain celana dalam di pangkalnya. Akan tetapi, karena aku sudah sangat panik, akhirnya aku beranikan diri untuk mengungkapkan hal itu pada Pak Tommy. penis pak Muklis pun terjepit dalam liang nikmatku. jangan diteruskannnnn….” racauku.Slurp… slurppp… terdengar sedotan Pak Tommy di permukaan vaginaku semakin bernafsu.Tak lama kemudian Pak Tommy pun berdiri. Akan tetapi, pada saat itu, aku belum berfikir untuk menjalin hubungan yang serius dengan seorang pria manapun.Hal ini disebabkan karena masih ada sisa-sisa trauma akibat perceraian yang menyakitkan tersebut.




















