“Oh Santi.. Bokep brazzers Kasihan sekali pikirku. Besar sekali Pak Robert.. Janji ya” Santi tampak gembira mendengarnya. Sangat sexy sekali melihat pemandangan itu. Santipun menghentikan isapannya. Ketika aku mencari Santi dengan pandanganku, dia juga sedang mencuri pandang padaku sambil tersenyum. Dia baru berumur 24 tahunan.”Gimana nih setelah kawin.. Sesampainya di hotel tampak para undangan sebagian besar membawa pasangannya masing-masing. Puaskan Santi Pak..” Santi berkata sambil menggoyang-goyangkan badannya maju mundur di atas kemaluanku.Setelah itu dia kembali menggerakkan badannya naik turun mengejar kepuasan bercinta yang tak didapatkan dari suaminya. Dengan kulit putih, khas orang Bandung, rambut sedikit ikal sebahu, bibir tipis, dan masih muda lagi. “Iya Mas.. Tentu saja akupun diundang, dan malam itu akupun meluncur menuju tempat resepsi diadakan. Kuciumi leher Santi yang jenjang itu, dan kusibakkan cup BHnya kebawah sehingga buah dadanya mencuat keluar.




















