Seminggu sejak kejadian itu aku dan Milla menghadiri pesta pernikahan Anna dengan Alfi yang begitu meriah. Kulihat keceriaan di wajah kedua mempelai itu, tapi dibalik semua itu kulihat kegelisahan pada tatapan Anna saat aku memberikan ucapan selamat kepada keduanya.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Aku semakin penasaran, karena sesampanya di kafe tersebut dan memesan minuman, Anna tidak langsung bercerita tetapi malah diam seakan ragu mengatakan sesuatu. Bokep indo live “Orangnya cantik, keibuan dan pintar lagi” tambahku lagi
“Ah.. besar sekali..” Anna bergerak hendak menjauhkan tubuhnya dari tubuhku, tapi sebelum ia menyadarinya, tanganku mencengkram erat belahan pantatnya dan melingkarkan kedua kakiku menghimpit paha mulusnya. Dengan sedikit rasa sakit akhirnya Milla merasakan kenikmatan dari gesekan demi gesekan antara penisku dengan vaginanya. Tengah malam aku terbangun dan kulihat tubuh polos Anna tertidur begitu cantik, cairan kental yang mulai mengering masih keluar perlahan melalui bibir vaginanya bercampur dengan tetes darah yang mengering.













