Si bos bahkan berjanji akan membantu aku melengkapi peralatan musik band ku. Bokep colmek Stefi memang sudah tidak perawan lagi, sehingga penisku leluasa keluar masuk memeknya. Namun meskipun secara materi berkecukupan, tetapi batinnya tersiksa, karena konglomerat itu menyembunyikan hubungannya dari istrinya. Aku mulai menciumi kedua putingnya dan meremas-remas dadanya yang padat. Di kafe mereka tidak jualan, artinya mencari uang dari laki-laki. Barangku lumayan besar lah, mungkin ukurannya sekitar 17 centi dan lingkarnya cukup gemuk. Aku diam-diam dan secara tersembunyi merekam kegiatan mereka melalui kamera . Aku sudah terujung melihat Stefi yang putih mulus. Tidak lama kemudian si bos mencapai ejakulasi di dubur Stefi. Wajahnya indo campuran. Mungkin itu pula yang menjadi daya tarik si Bos mau memelihara Stefi begitu lama. Aku mengeditnya kemudian sehingga mutunya jadi lumayan bagus, seolah-olah pengambilan gambar itu tidak dilakukan secara sembunyi.




















