Hari demi hari-pun kami sering melakukannya disaat rumah kosong, yang ada hanya aku dan Aryani saja. “ A… aa… anu… eumm… ”, aku terbata-bata tak bisa menjelaskan. film porno “ Ayo Mas, cabut Mas, jangan keluarin didalam… Oughhh…”, pintanya. Akupun mengiyakan namun hanya terbaring lemas seperti dikuras habis tenaga, seselesPembantunya ‘pertandingan’ dengan pembantu yang memakan waktu lebih dari 15 menit. “ Namun aku memiliki permintaan, aku ingin memberi hadiah buat keluarga aku untuk akhir tahun ini ”, pintanya. dia tidur terlentang, sehingga memudahkan aku memulai aksi aku. Keperjakaanku-pun hilang seiring hilangnya keperawanan pembantu aku yang cantik dan langsing itu. Ternyata menurut pengakuannya, dia sering melihat aku menonton BF dan ikut memperhatikan dan itu membuatnya at terang untuk berhubungan, dan berkeinginan untuk menirukannya pada malam itu. “ Ayo Mas, cabut Mas, jangan keluarin didalam… Oughhh…”, pintanya. awalnya aku ragu untuk melakukan ini, karena dalam pikir aku Memek (Vagina) itu




















