“Tama…” katanya sambil menekan kepalaku kearah payudaranya. Ternyata Dwί juga melakukan hal yang sama. Bokep cina aahh.. Ternyata Dwi sangat pintar dalam menjaga bagian kewanitaannya itu. mmmhh..” hanya suara itu yang dapat keluar dari bibir kami yang saling beradu.Puas berciuman, akupun mengangkat tubuh Dwi sampai ia berdiri dan menekankan tubuhnya ke dinding yang ada dibelakangnya. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. “Mmhhh… Ooggghh…” Dwi mengerang menikmati jilatanku. “Tama, punya kamu gede banget…” setelah berkata maka Dwi langsung mengulum kepala penisku.Rasanya sungguh nikmat sekali. Aku memandang berkeliling, ternyata ruangan studio selebar 4X5 meter itu kosong, hanya ada suaraku, suara Dwi, dan suara AC yang bekerja. Iapun kaget melihat batang penisku yang berukuran cukup “wah.” Panjangnya sekitar 16 cm dengan diameter 5 cm. Lalu Dwi berdiri dan segera kuposisikan dirinya untuk menungging serta tangannya bertumpu pada meja.




















