Bunyi-bunyi jilatan, desahan, dan cairan di mulut saya. Bokep china “Tapi… tapi nggak bakal muat, Juragan!”“Nggak apa-apa… Kukasih kamu tiga puluh ribu lagi kalau kamu mau kumasuki.”Kali ini Juragan tidak nunggu jawaban saya. Montok… bahenol…”Duh, apa maksudnya itu? Dengan bermodal pakaian dan perlengkapan yang kami bawa dari kampung, serta radio tape bekas dan kaset-kaset musik tradisional yang kami beli dari pasar loak dengan sisa uang, mulailah kami berdua menjadi penari jalanan.Waktu gadis-gadis seumur saya yang di kota sedang siap-siap ujian akhir SMA atau menjalani tahun pertama kuliah, dan yang di desa menunggu dijodohkan oleh orangtuanya, saya mulai menjalani kehidupan baru, menjajakan keahlian seni tari bersama Simbok. Apa Juragan suka dengan tubuh saya? Waktu beliau rebahan dan minta saya tegak, saya nurut.




















