Dan akibatnya, Sokren seperti kesetanan, pinggulnya naik-turun berusaha menghindari seranganku ke memeknya, “udah mas, udah.. Disini aja ama aku. Bokepindo “mmmaaaassssss……” suaranya tertahan dan bergetar. Sedikit ja’im aku kemudian duduk, “kamu mau tak tungguin disini atau aku pulang aja ke kost?” tanyaku. Beberapa saat kemudian tiba-tiba dia menekan dalam-dalam pinggulnya. Sekarang dia telah memiliki 2 anak dan tinggal di kota S. Aku segera mencabut kontolku dari memeknya dan menjatuhkan badanku disampingnya.Kulirik jam di HPku, jam 7 kurang 20 menit. “mmaaasss….aaaccchhhh….eeennna aakkkk” teriaknya tertahan dengan suar bergetar. Sambil tetap berciuman bibir, tanganku mulai meremas-remas toket dan pantatnya. Setelah sarapan aku kembali mengantar Sokren ke terminal bus untuk kembali ke kota M.Sejak saat itu, aku berpacaran dengan Sokren. Ketika kubuka mata, ternyata di depanku Sokren menangis sambil memandangku. “mmmaaaassssss……” suaranya tertahan dan bergetar.




















