Dia kelihatan ragu hendak mengatakan sesuatu. “Anto,” kataku sambil kujabat tangannya. Bokep “Della, belum tidur kan?” “Eh.. “Akgh Anto.. “Tunggu sebentar Mas”. Aku masih ingin menikmati permainan dan kuharapkan dapat kucapai puncak bersama-sama. Aku sendiri belum hafal Kota Jakarta.Apalagi malam hari. Sss” “Yeah Della.. Penisku kuarahkan ke vaginanya yang basah, kutekan perlahan dan saat sudah masuk setengahnya aku menekan dengan keras. Terdengar pengumuman bahwa pesawat yang kunaiki mengalami gangguan teknis sehingga pemberangkatan ditunda satu jam.Kudengar gerutuan sebagian penumpang. “Apoteker yang punya obat-obatan lengkappun masih mengandalkan Tabat Barito. Aku tidak dapat pesawat yang langsung ke Jakarta, jadi terpaksa naik pesawat terakhir yang transit di Surabaya. Akh..” Mata Della merem melek menikmati sodokan penisku. Aku tahu kini saatnya kami dapat mencapai puncak kenikmatan tertinggi bersama-sama. Semakin lama semakin seru topik obrolan kami. Toh aku tidak berniat memacarinya. Aku menggerakkan penisku dengan perlahan dan kadang aku percepat temponya.Rasanya penisku dijepit




















